Home » , » Masih Kisah Hamzah bin Abdul Muthalib

Masih Kisah Hamzah bin Abdul Muthalib

Written By RACHMAT SR on Selasa, 06 Maret 2012 | Selasa, Maret 06, 2012

Islamnya Hamzah bin Abdul Muththalib

Ibnu Ishaq menceritakan proses keislaman Hamzah r.a sebagai berikut: 

pada suatu hari Abu Jahl berpapasan dengan Rasulullah Saw,di shafa. Tanpa basa-basi lebih dulu ia langsung memaki maki dan menghina beliau Saw, sedemikian rupa,sebagai pelampiasan nafsu permusuhan terhadap dakwahnya yang merendahkan agama keberhalaan orang-orang Quraisy. Namun Beliau Saw, tidak menghiraukan gangguan tersebut. Abu Jahl kemudian berjalan menuju sebuah tempat dekat Ka'bah yang biasa digunakan sebagai tempat pertemuan orang-orang Quraisy. Disana ia berkumpul dengan mereka.

Peristiwa di Shafa itu diketahui dan didengar oleh seorang perempuan hamba sahaya Abdullah bin jud'an yang ketika itu sedang berada dirumahnya, di Shafa.

Tidak lama kemudian tampak Hamzah bin abdul muththalib menyandang busur habis berburu lewat di hadapannya. Telah menjadi kebiasaan Hamzah, seusai berburu dia tidak langsung pulang kerumah, tetapi singgah lebih dulu ke Kabah untuk melakukan thawaf. Pada saat-saat seperti itu bila ia melihat orang-orang Quraisy berkumpul, ia selalu menghampiri mereka, mengucapkan salam, dan bercakap-cakap sebentar. Dikalangan Quraisy, Hamzah merupakan salah seorang yang disegani, mudah tersinggung dan cepat marah. Dalam perjalananya itu ia bertemu dengan perempuan hamba sahaya yang menyaksikan perbuatan Abu Jahl terhadap Rasullullah saw. di Shafa. Kepada Hamzah perempuan itu memberitahu peristiwa yang baru saja disaksikannya,ia berkata:"Hai Abu 'Umarah (nama panggilan Hamzah),bagaimanakah perasaan anda jika, Anda tadi melihat kemenakan Anda, Muhammad, dimaki-maki dan dihina oleh Abu-Hakani bin Hisyam (Abu Jahl), Setelah itu ia pergi dan Muhammad tidak menjawab."

Hamzah sangat marah dan darahnya mendidih.Perbuata Abu Jahl terhadap Rasulullah Saw,dipandangnya sebagai penghinaan terhadap keluarga Bani Abdul Muthathalib. Seketika itu juga ia mencari-cari Abu Jahl untuk membalas perbuatannya.Setibahnya di Kabah ia melihat Abu Jahal sedang duduk bersama sejumlah orang Quraisy. Ia langsung menghampirinya, dan ketika tiba didepannya, Hamzah langsung memukul kepalanya dengan busur hingga berdarah. Kepadanya, Hamzah berkata dengan beringas: "Engkau berani memaki-maki Muhammad? Tahukah kamu aku membenarkan agamanya dan aku pun membenarkan semua yang dikatakannya? Ayo! lawanlah aku kalau engkau benar-benar berani!"

Orang-orang Bani Makhzum (kabilah Abu Jahl) yang berada di tempat itu bangun serentak hendak mengeroyok Hamzah,membantu Abu Jahl,tetapi Abu Jahl mencegah sambil berkata:"Biarkan Abu 'Umarah! Demi Alloh, aku memang sudah memaki-maki kemenakannya!"

Semenjak peristiwa itu Hamzah memeluk Islam dan mengikuti semua yang dikatakan oleh Rasulullah Saw.Dengan keislaman Hamzah r.a kaum musyrikin mengetahui kedudukan Rasulullah Saw.Kini bertambah kuat, dan Hamzah pasti akan membela dan melindungi keselamatan beliau. karena itu mereka mengurangi gangguan-gangguan yang selama ini dilancarkan terhadap beliau Saw.
Mengenai kisah keislaman Hamzah r.a. itu Ibnu Ishaq menambahkan, konon Hamzah r.a. pernah menceritakan pengalamannya itu kepada beberapa orang sahabat:

"Ketika aku marah kepada Abu Jahl dan mengucapkan kata,"kubenarkan semua yang dikatakan Muhammad", aku merasa agak menyesal, karena dengan ucapan itu berarti aku meninggalkan agama nenek moyangku dan agama orang orang Quraisy.kaumku sendiri. Aku tercekam perasaan was-was dan bimbang ragu hingga tak dapat tidur. Keesokan harinya aku datang ke Kabah, disana aku menghadapkan diri kepada Alloh SWT, mohon dilapangkan dadaku untuk menerima kebenaran dan dihilangkan kebimbangan dari hatiku.Dengan khusuk aku terus-menerus berdoa hingga Alloh berkenan mengabulkan permohonanku, kebatilan lenyap dari hatiku dan berubah menjadi penuh keyakinan akan kebenaran-Nya.Setelah itu aku pergi menemui Rasulullah saw,untuk memberitahu beliau perubahan apa uang terjadi dalam pikiran dan perasaanku. Beliau kemudian berdoa agar Alloh SWT memantapkan keimananku..."


Setelah memeluk Islam Hamzah r.a. bersyair:
Kupanjatkan puji dan syukur ke hadirat Ilahi
Atas hidayat yang terlimpah ke dalam hatiku ini.
Hingga kupeluk agama Islam yang bersih dan suci
Agama Alloh bagi umat manusia di muka bumi

Agama yang datang dari Alloh Maha Kuasa
Maha Mengetahui dan Maha Lembut akan hamba-NYa
Bila kepada kita dibacakan firman-firman-Nya.
Yang tekun berpikir meneteskan air mata

Firman-firman yang dibawakan oleh Muhammad
Kepada setiap insan yang beroleh hidayat
Melalui ayat-ayat yang jelas berhikmat
Menabur rahmat bagi makhluk sejagat.
Share this article :

0 komentar:

Poskan Komentar

Budayakan Meninggalkan Komentar Setelah Membaca :)
Rules!!
1. Berkomentar Harus Nyambung Dengan Artikel. Komentar Yang Tidak Jelas, Atau Hanya Bilang Nice Info Atau Sejenisnya. Akan Saya Hapus.
2. Gunakan Bahasa Yang Sopan! Jangan Gunakan Bahasa Kaskus. Gan, Ane, Juragan Atau Yang Lainnya. Lebih Baik Gunakan Bahasa Indonesia Yang Baik Dan Benar / Bahasa Inggris (Jika Bisa) :v
3. Saya Menerima Masukan Apapun Dari Anda. :)



 
Support : JC | PDIP KSA | PDP Jatim
Copyright © 2013. BLOG AL ISLAM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modified by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger